ISO9001 Consultants Training ISO9001 Sertifikat ISO 9001 QMS Konsultan ISO9001 Pelatihan ISO9001
SOP Consultants Training SOP Konsultan SOP Pelatihan SOP - Standard Operating Procedur

ISO50001 Consultants Training ISO50001 Sertifikat ISO 50001 Konsultan ISO50001 Pelatihan ISO50001

ISO14001 Consultants Training ISO14001 Sertifikat ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan EMS Konsultan ISO14001 Pelatihan ISO14001

OHSAS Consultants Training OHSAS18001 Sertifikat OHSAS 18001 K3 Konsultan OHSAS18001 Pelatihan SMK3

ISO22000 Consultants Training ISO22000 Sertifikat ISO 22000 FOOF SAFETY Konsultan ISO22000 Pelatihan ISO22000
ISO27001 Consultants Training ISO27001 Sertifikat ISO 27001 Sistem Manajemen Informasi Sekuriti System Konsultan ISO27001 Pelatihan ISO27000
HR Management Center

Head Office :
Jl. Kyai Caringin No.20A Cideng
Jakarta Pusat-10150
Hotline : 0811-299 646 / 0811-9980 073
Fax : 021-630 6560 (Hunting)
Hotline SMS : 0818.480.825
email : info@indokonsultan.com

Konsultan_ISO-FS,SOP,Human Resource Management  Consultants & Training, Konsultan SDM Terbaik di Indonesia
Kecewa dengan Staf Kami ?
Lapor ke Manajemen

December 2018
M T W T F S S
« Jan    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Jasa Konsultan ISO Manajemen

konsultan Balance Score Card (BSC)

Balance score Card Consultants | Call Us : 081380163185

keberkasilan bsc dapat diukur dengan melakukan KPI-key performance Indikator

  1. Sejarah Balance score card

            Balanced Scorecard (BSC) awalnya diperkenalkan oleh Mr. Kaplan dan Mr Norton di tahun 1990 an. Ketika itu masih berbentuk sederhana dan hanya berupa pengukuran untuk 4 persefektif saja, yaitu:

  1. Pelanggan
  2. Proses bisnis
  3. Keuangan
  4. Inovasi

 Pada saat itu Tujuan awalnya hanya sebagai alat pengukuran Kinerja organisasi  yang focus kepada keuangan saja. Namun seiring dengan tuntutan jaman, teryata system Balance Score Card awal tidaklah cukup terhadap pertumbuhan organisasi.

 Untuk organisasi, Kinerja tersebut tidak hanya untuk di ukur, lebih dari itu harus juga di kelola agar tercapainya satu target organisasi. Maka seiring dengan tuntutan tersebut, dilakukanlah penyempurnaan konsep terhadap Balance Score Card(BSC) yang di ikuti oleh terbitnya buku  Mr Norton dan Kaplan yang baru.

Dari buku Strategy performance focus Organization (SPFO),  yang materinya tentang pentingnya organisasi berfokus terhadap Kinerja.  Dimana ruang lingkup yang di sampaikan oleh 2 sekawan ini adalah pentingnya pemetaan strategi  sebagai sebuah TOOLS untuk visualisasi dan menjelaskan bagaimana mengubah asset yang tidak kelihatan “ intangible asset” menjadi sebuah “ Tangible asset”.  Ditandai dengan keluarnya buku ALIGNMENT yang bercerita bagaimana pentingnya keharmonisan/keselarasan dalam tubuh organisasi.  Dan yang terakhir,  sepasang MR BSC ini meluncurkan bagaimana pentingnya untuk melakukan EKSEKUSI (tindakan).

2. IMPLEMENTASI Balance score card (BSC)

Dalam implementasipun Balance Score Card (BSC) mengalami perjalanan yang sangat panjang, mulai dari penambahan jumlah…organisasi Balance Score Card dan bagaimana  mengimplementasikan Balance Score Card (BSC)  serta dimulainya pengunaan Software sebagai pendukung otomatisasi.  Lima belas tahun yang lalu telah di implementasikan BSC di Indonesia, dalam kenyataannya hasil dari implementasinya di Indonesia, dapat kita kelompokkan menjadi dua katagori.  Katagori pertama adalah perusahaan yang mengimplementasikan Balance score Card (BSC) sebagai “ performance measurement system”, yaitu perusahaan yang mulai menurunkan KPI ( Key performance Indicator) individu dari KPI department yang juga di turunkan dari KPI organisasi.  Dalam katagori ini, perusahaan telah mulai menyelaraskan akan tujuan masing-masing individu yang ada di dalam organisasi ke dalam tujuan organisasi itu sendiri.

Yang dimana menggunakan BSC sebagai alat ukur pencapaian Kinerja.  Sementara katagori yang ke dua adalah perusahaan yang mengimplementasikan BSC sebagai “ Performance management system” yaitu dengan melihat posisi perusahaan saat ini ada dimana? Lalu membuat tujuan perusahaan mau kemana dan bagaimana cara untuk menggapai nya dengan semua SDM yang di miliki oleh perusahaan.

Dalam hal ini perusahaan tetap menarapkan Balance score card (BSC) sebagai performance measurement system sebagai landasan untuk menggambarkan posisi dari Kinerja perusahaan pada Beberapa tahun ke depan. Apa GAP-nya dan bagaimana cara menghilangkan atau mengurangi Gap untuk mencapai tujuan tersebut (gap analysis).  Dalam hal implementasi ini, inisiatif merupakan yang sangat penting, organisasi di tuntut untuk menciptakan atau merangsang bertumbuhnya inisiatif2 yang strategis sekaligus, melakukan eksekusi dengan benar dengan tujuan akhir adalah tercapainya semua target organisasi (Goal).

Apabila Bapak/Ibu membutuhkan jasa konsultasi dalam mendevelop Balance score card (BSC) di perusahaan bapak/ibu, kami sebuah jasa konsultant yang berdiri sejak tahun 2001 sangat siap untuk membantu.  Mohon hubungi kami sekarang:

 

SIEN Consultants

http://www.indokonsultan.com

Head  Office : Jl. Kyai Caringin No. 20A, Jakarta Pusat

Mobile : 0818-480 825 | 0811-299 646

Telp/Fax . : Fax. : +62-21 –  6306560

Tags: , , , ,

Leave a Reply