ISO9001 Consultants Training ISO9001 Sertifikat ISO 9001 QMS Konsultan ISO9001 Pelatihan ISO9001
SOP Consultants Training SOP Konsultan SOP Pelatihan SOP - Standard Operating Procedur

ISO50001 Consultants Training ISO50001 Sertifikat ISO 50001 Konsultan ISO50001 Pelatihan ISO50001

ISO14001 Consultants Training ISO14001 Sertifikat ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan EMS Konsultan ISO14001 Pelatihan ISO14001

OHSAS Consultants Training OHSAS18001 Sertifikat OHSAS 18001 K3 Konsultan OHSAS18001 Pelatihan SMK3

ISO22000 Consultants Training ISO22000 Sertifikat ISO 22000 FOOF SAFETY Konsultan ISO22000 Pelatihan ISO22000
ISO27001 Consultants Training ISO27001 Sertifikat ISO 27001 Sistem Manajemen Informasi Sekuriti System Konsultan ISO27001 Pelatihan ISO27000
HR Management Center

Head Office :
Jl. Kyai Caringin No.20A Cideng
Jakarta Pusat-10150
Hotline : 0811-299 646 / 0811-9980 073
Fax : 021-630 6560 (Hunting)
Hotline SMS : 0818.480.825
email : info@indokonsultan.com

Konsultan_ISO-FS,SOP,Human Resource Management  Consultants & Training, Konsultan SDM Terbaik di Indonesia
Kecewa dengan Staf Kami ?
Lapor ke Manajemen

December 2017
M T W T F S S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Jasa Konsultan ISO Manajemen

KONSULTAN PENYUSUNAN KAMUS KOMPETENSI

Kamus Kompetensi dalam Implementasi Manajemen Sumber daya manusia (MSDM)

KAMUS KOMPETENSI=PEMETAAN KOMPETENSI UNTUK JABATAN

KAMUS KOMPETENSI=PEMETAAN KOMPETENSI UNTUK JABATAN. TELP 0813801.63185

A. Latar Belakang

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, mengatakan bahwa dari 4,7 juta Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebanyak 95% PNS tidak kompeten, dan hanya 5% memiliki kompetensi dalam pekerjaannya (Harian Umum Pikiran Rakyat, Kamis 1 Maret 2012).

 B. Apa itu Kompetensi ?

Kata “kompetensi” memiliki pengertian menyoroti aspek dan penekanan yang relatif berbeda. Kompetensi memiliki pengertian yang sama dengan capability (kemampuan). Seseorang yang kompeten adalah yang memiliki kemampuan, pengetahuan dan keahlian untuk melakukan sesuatu secara efisien dan efektif.

Mengingat banyaknya pengertian kompetensi yang dikemukakan dalam kamus dan juga oleh para ahli, berikut ini  diuraikan beberapa pengertian kompetensi  :

Berdasarkan kamus bahasa Indonesia, pengertian kompetensi adalah kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan atau memutuskan sesuatu hal;

Menurut David Mc.Clelland, kompetensi adalah karakteristik yang mendasar yang dimiliki seseorang yang berpengaruh langsung terhadap atau dapat memprediksikan kinerja yang sangat baik.

Selanjutnya David Mc.Clelland berpendapat bahwa kompetensi ini ibarat “gunung es

diimana keterampilan dan pengetahuan membentuk puncaknya yang berada di atas air. Bagian yang dibawah permukaan air tidak terlihat dengan mata, namun menjadi fondasi dan memiliki pengaruh terhadap bentuk dari bagian yang berada di atas air. Peran social dan citra diri berada pada bagian “sadar” seseorang, sedangkan bakat/sifat dan motif seseorang berada adalah di  alam “bawah sadar”nya

KOMPETENSI DAPAT JUGA DI SUSUN BERDASARKAN WILAYAH

KOMPETENSI DAPAT JUGA DI SUSUN BERDASARKAN WILAYAH

C. Mengapa Kamus KOMPETENSI penting?

Tuntutan jaman yang semangkin komfetitif mengharuskan kita untuk meningkatkan kompetensi kita. Demikian juga SDM tenaga kerja dalam organisasi sehingga kompetensi baiknya di masukkan ke dalam sistem manajemen sumber daya manusia. Misalnya persyaratan jabatan merupakan bagian dari uraian jabatan ( Jobs disc), yang dapat menggali dan menampilkan informasi yang berhubungan dengan persyaratan akan minimal pendidikan, pengalaman sebelumnya, training dan skill. Tetapi seiringnya berjalannya waktu dalam kenyataannya tidak dapat membantu manajer dalam mengambil keputusan2 SDM.

Pada kesempatan ini, kami menawarkan konsep kompetensi yang terintegrasi ke dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM), keuntungan yang dapat diperoleh menurut spencer and spencer apabila ditarapkannya sebuah jabatan berbasis kompetensi adalah semua jabatan dalam organisasi dapat di ukur dengan ukuran kompetensi yang sama. Yang membedakan jabatan satu dengan jabatan lainnya hanyalah tingkat kompetensi yang yang dibutuhkan oleh masing2 jabatan tersebut.

Bukan saja masalah karir jabatan menjadi lebih mudah dalam implementasinya tetapi juga instrumen MSDM yang lain juga akan semangkin terstruktur juga terukur apabila konsep kamus kompetensi ini terintegrasikan ke MSDN. Tingkat kompetensi individu pemegang jabatan juga dapat diukur dengan baik, yang erat kaitannya dengan karir dari setiap Siindividu kedepan, berikut apa kekurangannya dalam menduduki sebuah jabatan dalam organisasi, juga apa solusi yang di berikan organisasi untuk mengatasi kekurangannya  tersebut dan masih banyak lagi keuntungan lain yang dapat di ambil oleh organisasi dalam penyusunan kamus kompetensi ini (kompetensi terintegrasi kedalam MSDM).

C. Jenis-jenis Kompetensi

1. Kompetensi Manajerial (managerial competence) adalah kompetensi yang berhubungan dengan berbagai kemampuan manajerial yang dibutuhkan dalam menangani tugas organisasi. Kompetensi manajerial meliputi kemampuan menerapkan konsep dan teknik perencanaan, pengorganisasian, pengendalian dan evaluasi kinerja unit organisasi.

2. Kompetensi Sosial (Social Competence), yaitu kemampuan melakukan komunikasi yang dibutuhkan oleh organisasi dalam pelaksanaan tugas pokoknya. Hal ini dapat terlihat dari di lingkungan internal seperti memotivasi SDM dan atau peran serta masyarakat guna meningkatkan produktivitas kerja, atau yang berkaitan dengan lingkungan eksternal seperti melaksanakan pola kemitraan, kolaborasi dan pengembangan jaringan kerja dengan berbagai lembaga dalam rangka meningkatkan citra dan kinerja organisasi.

3. Kompetensi intelektual/Strategik (intellectual / strategic competence), yaitu kemampuan untuk berpikir secara strategic dengan visi jauh ke depan. Kompetensi intelektual ini meliputi kemampuan merumuskan visi, misi, dan strategi dalam rangka mencapai tujuan organisasi sebagai bagian integral dari pembangunan Nasional, merumuskan dan memberi masukan untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang logis dan sistematis.

D. 5 (lima) karakteristik dasar kompetensi, meliputi :

Motif (motive), sesuatu yang secara terus menerus dipikirkan atau diinginkan oleh seseorang yang menyebabkan adanya tindakan. Motif ini menggerakan, mengarahkan dan memiliki perilaku terhadap tindakan tertentu atau tujuan dan berbeda dari orang lain;

Sifat (traits), karakteristik fisik dan respon yang konsisten terhadap situasi dan informasi

Konsep pribadi (self concept), perilaku, nilai dan kesan pribadi seseorang

Pengetahuan (knowledge), informasi mengenai seseorang yang memiliki bidang substansi tertentu;

Keterampilan (skill), kemampuan untuk melaksanakan tugas fisik dan mental tertentu.

Silahkan menghubungi kami:

SIEN CONSULTANT

Mobile : 0818-480 825 | 0811-299 646

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply