ISO9001 Consultants Training ISO9001 Sertifikat ISO 9001 QMS Konsultan ISO9001 Pelatihan ISO9001
SOP Consultants Training SOP Konsultan SOP Pelatihan SOP - Standard Operating Procedur

ISO50001 Consultants Training ISO50001 Sertifikat ISO 50001 Konsultan ISO50001 Pelatihan ISO50001

ISO14001 Consultants Training ISO14001 Sertifikat ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan EMS Konsultan ISO14001 Pelatihan ISO14001

OHSAS Consultants Training OHSAS18001 Sertifikat OHSAS 18001 K3 Konsultan OHSAS18001 Pelatihan SMK3

ISO22000 Consultants Training ISO22000 Sertifikat ISO 22000 FOOF SAFETY Konsultan ISO22000 Pelatihan ISO22000
ISO27001 Consultants Training ISO27001 Sertifikat ISO 27001 Sistem Manajemen Informasi Sekuriti System Konsultan ISO27001 Pelatihan ISO27000
HR Management Center

Head Office :
Jl. Kyai Caringin No.20A Cideng
Jakarta Pusat-10150
Hotline : 0811-299 646 / 0811-9980 073
Fax : 021-630 6560 (Hunting)
Hotline SMS : 0818.480.825
email : info@indokonsultan.com

Konsultan_ISO-FS,SOP,Human Resource Management  Consultants & Training, Konsultan SDM Terbaik di Indonesia
Kecewa dengan Staf Kami ?
Lapor ke Manajemen

December 2017
M T W T F S S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Jasa Konsultan ISO Manajemen

Archive for the ‘dokumentasi hse’ Category

KONSULTAN CSMS I HSE I HSE Plan I telp 0813801.63185

Thursday, August 29th, 2013

KONSULTAN CSMS, HSE DAN OHSAS TERBAIK DI INDONESIA

scms

Consultants No 1 dalam penyusunan CSMS I Telp : 0813801.63185

CSMS

Dokumen csms ini di persipkan  apabila sebuah perusahaan berminat untuk mengikuti tender di bidang oil and Gas di Indonesia, yaitu sebagai berikut:

 

  1. Bukti pelaksanaan Medical Check Up
  2. Bukti keikutsertaan dalam Jamsostek atau program asuransi kesehatan lainnya
  3. Data induksi karyawan baru selama setahun terakhir : daftar hadir & materi induksi
  4. Daftar bahan kimia yang digunakan beserta MSDS nya
  5. Data limbah yang dihasilkan baik B3 maupun non B3
  6. Bukti penyerahan limbah B3 ke Pengelola resmi

      7.      Bukti pengukuran kualitas lingkungan yang pernah dilakukan : kebisingan, ambien, penerangan, limbah cair dll       (sesuai resiko HSE yang ada)

      8.  Surat Penunjukan Safety Officer (persyaratan utama : sudah training Ahli K3)

      9.  Daftar Alat Pelindung Diri yang digunakan

      10. Data 3 proyek terakhir :

(more…)

Konsultasi OHSAS

Tuesday, August 13th, 2013
KAMI BERPENGALAMAN SEJAK TAHUN 2001 DALAM PENYUSUNAN DOKUMENTASI OHSAS 18001

Latar belakang OHSAS 18001:2007 

OHSAS

Sistem Keselamatan dan kesehatan kerja

Ohsas 18000:2007 sebuah sistem untuk menjawab Perkembangan indutri yang  mempunyai korelasi dengan pekerja, Banyak Industri yang dalam prosesnya Bisnisnya berdampak negative terhadap kesehatan dan keselamatan pekerjanya, seperti industry bahan kimia, Jasa Konstruksi, Plastik, Besi baja, dst. Sejalan dengan hal ini maka industry – industry yang berdampak bagi pekerjanya harus mengelola, menjaga lingkungan kerjannya agar dapat menurunkan dampak lingkungan. Sikap kritis dari masyarakat dunia juga mendorong industry yang beresiko ke pekerja untuk menerapkan suatu system pengelolaan yang aman bagi pekerjannya. Latar belakang inilah yang melandasi pembentukan OHSAS 18001:2007 I sistem keselamatan dan kesehatan kerja oleh Organisasi Internasonal.   OHSAS 18001:2007  di akomodasikan untuk pengendalian operasional proses yang aman bagi pekerja.

Ohsas 18001:2007  itu sendiri merupakan pengembangan dari ISO 18001:2007 I sistem keselamatan dan kesehatan kerja hanya perbedaannya adalah, apabila ISO 18001:2007 adalah kesehatan dan keselamatan kerja, mulai dari identifikasi bahaya, penilaiannya  dan pengendalian terhadap resiko itu sendiri resiko, sementara OHSAS 18001:2007 bercerita tentang pengendalian resiko itu di lakukan dengan eleminasi sumber bahaya, subtitusi sumber bahaya, pengendalian rekayasa tehnis, kesiapan dan tanggap darurat (misalnya melakukan perawatan/maintenance alat2 pemadam kebakaran berikut sumberdaya manusianya), menggunakan rambu peringatan, pengendalian administratip serta penggunaan alat pelindung diri. Juga ditetapkannya hukum dan peraturan yang terkait dengan pengendalian resiko.

Untuk menerapkan system ini dibutuhkan empat tahapan proses, Sebagai berikut :

(more…)